Rabu, 15 Juli 2020

Sayup Adzan Subuh

Adzan subuh sayup-sayup
menggelitik daun telinga
Balutan hangat selimut tebal merah
bermotif bunga mawar
terlalu indah ditanggalkan.
 
Empuknya bantal dan kasur
terus merayu untuk dicumbui
 
Subuh itu cuaca dingin sedang berpesta.
Dari balik jendela, gerimis sedang menari-nari
sambil menjulurkan lidah-lidah panjangnya
merasuki titik-titik bocor di atas genteng.
 
Rasa malas sedang dibalut topeng mewah
Mengelus manja pelupuk mata
yang sedari tadi tampak semakin berat.
Seperti menahan
beban berton-ton


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Dari Bumi Tenggara

Rindu Dari Bumi Tenggara Bunyi sirine KM TIDAR kembali meraung Kali ini jadi tanda peringatan terakhir Riak ombak pelabuhan Ambon sema...