Hotumese
Oleh: Anzar
|
S
|
ebagai seorang
tenaga pendidik di salah satu madrasah negeri, imbas dari serangan covid-19
juga berpengaruh kepada aktivitas saya di madrasah. Madrasah terpaksa
diliburkan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Anjuran untuk melaksanakan
work from home pun berlaku bagi
segenap tenaga pendidik dan peserta didik. Hal ini memaksa saya untuk lebih
mengembangkan diri menghadapi situasi yang serba sulit seperti sekarang ini.
Saya merasa dituntut untuk mampu memberikan pembelajaran yang berbeda dari
biasanya. Tuntutan untuk mampu menguasai model-model pembelajaran dalam
jaringan (daring) dengan memanfaatkan penggunaan perangkat teknologi dan
aplikasi belajar online tak bisa
dielakkan lagi. Sungguh tantangan yang begitu berat telah menanti di depan
mata.
Meski saya sadar,
kemampuan saya masih sangat lemah dan kurang dalam penggunaan media dan
aplikasi belajar online, hal itu tidak menjadi penghalang dan
menyurutkan semangat saya untuk tetap memberikan pembelajaran kepada peserta
didik. Saya pun memanfaatkan aplikasi Whatsapp
Grup sebagai media. Meski dirasa kurang, tapi inilah yang bisa saya lakukan
untuk saat ini. Selalu ada jalan jika kita berusaha. Memanfaatkan apa yang ada
sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.
Namun, saya
merasa tidak puas jika mengandalkan satu media saja. Saya pun tidak tinggal
diam dan berpangku tangan begitu saja dengan kemampuan yang saya miliki saat
ini. Saya selalu berusaha untuk bisa mengembangkan diri mengikuti tuntutan
zaman. Berusaha menjadi pendidik yang mampu berdiri pada garda terdepan
menghadapi tantangan.
Orang Ambon
mengatakan Hotumese yang berarti
“Berkembang dalam tantangan”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar