Selasa, 19 Mei 2020

Hotumese



Hotumese
Oleh: Anzar

S
ebagai seorang tenaga pendidik di salah satu madrasah negeri, imbas dari serangan covid-19 juga berpengaruh kepada aktivitas saya di madrasah. Madrasah terpaksa diliburkan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Anjuran untuk melaksanakan work from home pun berlaku bagi segenap tenaga pendidik dan peserta didik. Hal ini memaksa saya untuk lebih mengembangkan diri menghadapi situasi yang serba sulit seperti sekarang ini. Saya merasa dituntut untuk mampu memberikan pembelajaran yang berbeda dari biasanya. Tuntutan untuk mampu menguasai model-model pembelajaran dalam jaringan (daring) dengan memanfaatkan penggunaan perangkat teknologi dan aplikasi belajar online tak bisa dielakkan lagi. Sungguh tantangan yang begitu berat telah menanti di depan mata.


Meski saya sadar, kemampuan saya masih sangat lemah dan kurang dalam penggunaan media dan aplikasi belajar online, hal itu tidak menjadi penghalang dan menyurutkan semangat saya untuk tetap memberikan pembelajaran kepada peserta didik. Saya pun memanfaatkan aplikasi Whatsapp Grup sebagai media. Meski dirasa kurang, tapi inilah yang bisa saya lakukan untuk saat ini. Selalu ada jalan jika kita berusaha. Memanfaatkan apa yang ada sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Namun, saya merasa tidak puas jika mengandalkan satu media saja. Saya pun tidak tinggal diam dan berpangku tangan begitu saja dengan kemampuan yang saya miliki saat ini. Saya selalu berusaha untuk bisa mengembangkan diri mengikuti tuntutan zaman. Berusaha menjadi pendidik yang mampu berdiri pada garda terdepan menghadapi tantangan.

Orang Ambon mengatakan Hotumese yang berarti “Berkembang dalam tantangan”.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu Dari Bumi Tenggara

Rindu Dari Bumi Tenggara Bunyi sirine KM TIDAR kembali meraung Kali ini jadi tanda peringatan terakhir Riak ombak pelabuhan Ambon sema...