Dipaksa Mendengar
Oleh: Anzar
|
A
|
kses informasi pada era
digital sekarang tidak lagi menjadi hal yang sulit didapatkan. Setiap hari
bahkan setiap detik, semua orang di penjuru dunia bisa dengan mudah untuk
mengakses dan mendapatkan informasi terbaru hanya dengan berdiam diri di rumah.
Media informasi pun kini lebih beragam. Pada masa-masa sebelumnya, media cetak diwarnai
oleh koran, majalah, tabloid, dan brosur. Adapun media elektronik hanya
berpangku pada siaran televisi dan radio.
Media seperti televisi
dan radio menjelma menjadi media informasi yang populer pada khalayak umum. Hal
ini dipastikan karena sebagian besar di rumah-rumah warga terdapat media
tersebut. Dari warga yang berdomisili di perkotaan hingga mereka yang hidup di
pedalaman. Tidak heran, jika kehadiran media elektronik memegang peranan
penting dalam penyebaran informasi pada masyarakat. Berbeda dengan media cetak,
tidak semua warga bisa dengan mudah mengaksesnya. Ini terjadi karena distribusi
media cetak biasanya terbatas pada mereka
yang berdomisili di perkotaan saja. Sehingga masyarakat yang berada di
pedalaman tidak terjangkau oleh kehadiran media cetak.
Kini, kehadiran internet
menjadi wajah baru penyebaran informasi. Didukung oleh evolusi ponsel pintar (Smartphone) yang dipersenjatai dengan
berbagai macam teknologi canggih. Dimana saja dan kapan saja, semua orang yang
memiliki ponsel dengan jaringan internet bisa dengan mudah berselancar di dunia
maya untuk mengakses informasi.
Perlahan, media cetak
maupun media elektronik mulai ditinggalkan. Sebagai contoh, siaran radio kini
tak lagi sepopuler dulu. Mulai jarang bahkan sama sekali tidak terdengar lagi
bunyi radio di rumah-rumah warga. Contoh kecilnya di lingkungan tempat saya
berdomisili. Namun, setiap hari kami yang tinggal di dekat kompleks RRI (Radio
Republik Indonesia) masih bisa mendengar siaran radio. Operator RRI memasang
pengeras suara dan menyiarkannya ke lingkungan masyarakat. Hal ini terasa
seperti dipaksa mendengarkan siaran dari radio tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar